Sports Marketing, Pengprov PSSI Kalimantan Timur akhirnya mengajukan banding atas putusan Komisi Disiplin PSSI yang mendiskualifikasi tim sepakbola PON Kaltim dari ajang PON 2012 di Riau mendatang.
Sekretaris pengprov PSSI Budi Irawan mengungkapkan pihaknya telah mengumpulkan berbagai bukti untuk mematahkan gugatan yang diajukan oleh pengprov PSSI Kalimantan Selatan yang menuduh tim PON Kaltim memainkan pemain-pemain yang ilegal sehingga Komdis PSSI memutuskan untuk mendiskualifikasi mereka.
Budi menjelaskan, dua pemain yang dinilai ilegal, yaitu Aldair Makatindu dan Radiansyah, masih berstatus sebagai pemain amatir meskipun mereka terdaftar di skuad senior Persisam. Hal tersebut karena mereka sebenarnya adalah pemain Persisam U-21, namun diperbantukan ke skuad senior.
"Kami akan membawa aturan manual book liga, yang menyebutkan bahwa status pemain U-21 Persisam bisa digunakan di tim senior maksimal lima pemain, tanpa merubah status amatir pemain tersebut," ujar Budi.
"Dalam manual book liga pasal 3 poin 8 jelas disebutkan bahwa status mereka tetap sebagai pemain amatir, meski bermain di tim senior."
Sementara itu, manajer tim PON Kaltim, Dimas Raditya mengaku bingung dengan keputusan Komdis PSSI yang dinilai sangat merugikan tim PON Kaltim tersebut. "Kenapa pada waktu kita bisa bertanding, dan setelah menjadi juara lalu menjadi persoalan, kesannya lucu."
