Tuesday, December 27, 2011

Federasi Sepakbola Vietnam Belajar dari Indonesia dan Malaysia

Sports Marketing, Federasi sepakbola Vietnam (VFF) mencari pelatih lokal untuk menangani timnas senior dan timnas U-23 menggantikan peran Falko Goetz.

Goetz dikabarkan telah dipecat dari jabatannya menyusul kegagalan di SEA Games Palembang/Jakarta, November lalu. Sebagai pengganti, VFF menginginkan figur lokal karena berkaca pada kesuksesan Malaysia dan Indonesia.

"Malaysia atau Indonesia sangat sukses dengan pelatih domestik mereka. Di V-League, pelatih domestik juga lebih sukses daripada pelatih-pelatih asing," ujar presiden VFF Nguyen Trong Hy.

"Kami terbiasa memakai pelatih asing untuk menangani timnas, tetapi situasinya sudah berubah. Lebih cocok untuk memilih pelatih lokal di timnas dan timnas U-23 sekarang."

Sebelum menunjuk Goetz tujuh bulan lalu, VFF sudah bermaksud menunjuk pelatih lokal. Tiga kandidat disiapkan, yaitu Le Huynh Duc, eks kapten timnas yang kini menangani SHB Da Nang, Phan Thanh Hung (pelatih T&T Hanoi), dan Mai Duc Chung (Navibank Saigon). Semuanya menolak karena kesibukan masing-masing.

Menurut Vietnamnet, pelatih lokal kurang tertarik menangani timnas karena kualitas mereka tidak dihargai oleh federasi. Sebagai gambaran, asisten pelatih timnas senior hanya bergaji sepuluh juta dong atau jauh di bawah gaji pelatih asing. Selain itu, tuntutan serta ekspektasi terhadap pekerjaan mereka begitu tinggi.

Kini, VFF berupaya mengejar lagi tiga kandidat pelatih lokal tersebut ditambah Le Thuy Hai yang pernah menangani timnas sebagai pelatih sementara. Vietnam sendiri sudah menggunakan jasa pelatih asing untuk menangani timnas senior mereka selama 16 tahun tanpa henti.

Berita Utama