Wednesday, December 28, 2011

Stamford Brigde Markas Chelsea Rawan Kriminal

Insiden pencurian dan tindak kriminal lain sepertinya cukup akrab dengan klub Premier League, Chelsea. Termutakhir, 10 orang terpaksa diamankan pihak berwajib atas tuduhan melakukan beberapa aksi kriminal di markas Chelsea di Cobham, melibatkan pencurian, penyerangan, hingga perampokan. Salah satunya pencurian terhadap lapangan sintetis di tempat latihan The Blues.
Lima di antaranya sempat dikaitkan dengan keributan antara pemain muda Chelsea, yang kebetulan berbagi fasilitas dengan beberapa pemain bintang seperti John Terry dan Frank Lampard.
Insiden tersebut kian membuat markas Chelsea cukup akrab dengan berbagai aksi kriminal. Bahkan, berdasarkan laporan Freedom of Information Act , dalam lima tahun terakhir tercatat sudah ada 17 kali aksi pencurian, empat insien pengrusakan, tiga serangan kekerasan, serta dua perampokan.
Salah satu insiden yang biasa hadir pada 2008 silam, kala astroturf dicuri dari komplek latihan di Cobham, Surrey. Namun pelaku tidak diketahui hingga kini. Selama 2006, sempat ada juga penangkapa terhadap tiga karyawan atas tuduhan pencurian di kamar ganti pemain. Kala itu merupakan masa terburuk karena setidaknya ada 14 pelanggaran yang dilakukan.
Insiden lain, pada Februari lalu, bek Ashley Cole tanpa sengaja melukai seorang siswa berusia 21 tahun, Tom Cowan dengan senapan angin yang dibawahnya ke tempat latihan. Namun tak ada tuntutan yang dijatuhkan kepada Cole kala itu.
Sementara beberapa waktu setelahnya, ditemukan pisau di ruang ganti pemain muda Chelsea di area latihan tim. Sempat ada penyelidikan terkait penemuan itu, termasuk menginterogasi seluruh pemain muda. Namun kasus tersebut menguap begitu saja.
Selain Chelsea, Manchester City pun beberpa kali merasakan situasi serupa. Dalam lima tahun terakhir Man. City cukup akrab dengan insiden kriminalitas, termasuk penyerangan, pelecehan, dan pencurian. Salah satunya pencurian sepeda. Namun dari semua kejadian tersebut, The Citizens hanya sekali melapor ke pihak kepolisian, yakni pada 2007, menyusul insien penyerangan di markas latihannya.

Berita Utama