Thursday, February 2, 2012

Arema IPL Akan Cuci Gudang

Arema Indonesia yang berkompetisi di ajang Superliga Indonesia (ISL) 2011/12 tampaknya bakal mengikuti jejak Arema IPL yang melakukan ‘cuci gudang’. Isyarat semacam itu disampaikan manajer media officer Arema Indonesia Sudarmaji, setelah pasukan Singo Edan kalah 2-0 dari Persisam Putera Samarinda di Stadion Segiri, Rabu (1/2).

Menurut Sudarmaji, manajemen Arema Indonesia memang akan segera melakukan evaluasi total. "Evaluasi total terhadap manajemen tim itu penting dan sangat mendesak. Ini (evaluasi) harus dilakukan agar Arema tidak semakin terpuruk, dan sulit terentas dari papan bawah klasemen sementara ISL," jelas Sudarmaji.

Menurut Sudarmaji, evaluasi total itu memang akan lebih difokuskan pada pemain. Namun, dia tidak membantah bila akhirnya juga pada pelatih. Sebab, hasil yang diraih Arema ISL selama sepuluh kali pertandingan dinilai belum maksimal.

Klub kebanggan arek Malang yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang ini terperosok di peringkat 16 klasemen sementara ISL. Nilai yang diraih pun baru enam poin. Itu diperoleh dari satu kali menang dan tiga kali seri. Sisanya sebanyak enam kali pertandingan kalah.

Sebenarnya dari produktivitas gol, Charis Yulianto dkk ini lumayan bagus. Mereka sudah mengoleksi sepuluh gol. Sayangnya, tim besutan pelatih caretaker Joko Susilo ini selama ini sering menjadi sarang gol lawan. Setidaknya, sampai saat ini sudah kebobolan 20 gol.

Banyaknya kemasukan gol itu, diakui Sudarmaji tidak lepas dari lemahnya lini pertahanan Arema. Terutama untuk penjaga kiper. Di sisi lain, produktivitas gol Arema juga dinilai tidak terlalu bagus. Lini depan Singo Edan ini masih sering membuang banyak peluang yang diperoleh.

Makanya, tim Arema ISL ini dinilai sudah waktunya untuk dievaluasi secara menyeluruh. Begitu juga soal pelatih pasca Wolgang Pikal diberhentikan.

Mengenai pelatih, manajemen sempat dikabarkan sudah melakukan negosiasi dengan beberapa pelatih. Bahkan, kini dikabarkan dari beberapa pelatih yang melamar Arema Indonesia ini ada dua yang telah melakukan negosiasi. Dua pelatih itu adalah Benny Dollo dan Suharno. Namun, negosiasi itu masih belum ada titik temu terkait dengan nilai kontrak dan gaji.

Karena itu, menjelang Arema dijamu Mitra Kutai Kartanegara (Mitra Kukar) diharapkan sudah ada pembenahan baik terhadap tim maupun pelatih. Sehingga, Arema tidak semakin terperosok di jurang degradasi. (gk-41)

Berita Utama