Jakarta - Kongres Tahunan PSSI-KPSI 2011-2012 telah digelar pada hari Minggu (5/2/2012) kemarin. Beberapa poin penting ditelurkan jelang pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI-KPSI.
Pada pertemuan yang digelar di Sahid Hotel oleh Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Jakarta, tercatat 74 anggota pemilik suara (voters) Kongres Solo yang menghadiri persiapan akhir jelang KLB PSSI-KPSI yang rencananya digelar Rabu, 21 Maret 2012, di Jakarta.
"Dari 101, 74 sudah hadir. Yang lainnya masih ragu atau melihat-lihat," kata anggota KPSI, La Nyalla Mattalitti, dalam konferensi pers usai menggelar Kongres Tahunan.
Selain itu poin penting dalam keputusan itu adalah diundurnya kembali jadwal KLB KPSI. Dari rencananya 9 Maret 2012, akhirnya diundur sampai 21 Maret 2012.
"Karena menyesuaikan dengan jadwal kerja Komite Pemilihan," kata Ketua KPSI, Tony Apriliani.
Seperti diketahui, Komite Pemilihan mulai bekerja pada Senin (6/2/2012) besok, untuk menyaring kandidat Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, serta anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Pendaftaran akan dibuka hingga 16 Februari.
Jika ada yang tidak lolos, maka dilakukan banding sampai 18 Februari. Paling lambat 20 Februari sudah ada keputusan dan 21 Februari. Keputusan tersebut nantinya akan diumumkan kepada peserta Kongres.
"Nah, dari pengumuman calon ke Kongres waktunya satu bulan. Jadi KLB dilaksanakan 21 Maret," lanjutnya.
"Selain itu kalau dilaksanakan di Jakarta akan lebih efektif dan memudahkan peserta dalam hal transportasi dan akomodasi. Jadi kami sepakati KLB di Jakarta," terang Tony.
Dalam pertemuan tersebut, KPSI memutuskan beberapa poin penting. Poin-poin tersebut nantinya yang akan mengantarkan mereka menggelar KLB.
Inilah 10 poin keputusan yang dihasilkan dalam Kongres Tahunan KPSI di Hotel Sahid, Minggu (5/2/2012):
1. Memutuskan dan menetapkan tata tertib kongres (terlampir).
2. Menunjuk petugas pencacatan jalannya kongres yaitu:
1. A. Rully Zulfikar (Persita)
2. Ahmad Subhan (Persisam Putra Samarinda)
3. Tofik Hamid Nanat (Perseka Kaimana).
3. Menunjuk petugas pengawas penghitungan suara, yaitu:
1. Jarot Sri Kastawa (PSIM)
2. Irfan Taufik (Persiba balikpapan)
3. Syaiful Bakhri (Persid Jember).
4. Menunjuk notaris H. Teddy Anwar SH dan Emmy Yatmini SH untuk membuat akte jalannya kongres.
5. Mengesahkan putusan-putusan prakongres (terlampir).
6. Mengesahkan peraturan tentang pemilihan Komite Pemilihan dan Komite
Banding Pemilihan.
7. Mengesahkan peraturan tentang mekanisme dan tata cara pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan (terlampir).
8. Mengesahkan hasil Komite Pemilihan, yaitu:
Anggota Tetap Komite Pemilihan:
1. La Siya/Persipura (71 suara)
2. Dhimam Abror/KONI Jatim (69 suara)
3. M. Mochdar/Persiba Balikpapan (69 suara)
4. Jimmy Napitupulu/Mantan wasit nasional (66 suara)
5. Tubagus Kun Adi/Pengprov PSSI Jabar (66 suara)
6. Iqbal Rurai/Pengprof PSSI Maluku Utara (66 suara)
7. Idrid/PSMS Medan (62 suara)
Anggota Pengganti Komite Pemilihan:
1. Alvin Hinelo/Persigo Gorontalo (59 suara)
2. Putra Wirasana/Pengprov PSSI Bali (56 suara)
3. Dwi Irianto/ Pengprov PSSI DIY (52 suara)
9. Mengesahkan hasil Komite Banding Pemilihan, yaitu:
Anggota Tetap Komite Banding Pemilihan:
1. Ahmad Amin/Pengprov PSSI Kaltim (66 suara)
2. Hendri Zainudin/Sriwijaya FC (66 suara)
3. Umuh Muhtar/Persib Bandung (62 suara)
Anggota Pengganti Komite Banding Pemilihan:
1. Endi Maulidi/Pengprov PSSI Kep. Riau (54 suara)
2. Sabaruddin Labamba/Pengprov PSSI Sulawesi Tenggara (52 suara)
10. Memutuskan tanggal dan tempat pelaksanaan Kongres Luar Biasa PSSI-KPSI pada Rabu, 21 Maret 2012 di Jakarta.
