Wednesday, February 1, 2012

Inilah Alasan Pelita Geser Laga 'Home' ke Bandung

Jakarta - Meski berstatus sebagai tuan rumah, Pelita Jaya Karawang justru memindahkan laga hari Minggu (5/12/12) ke kandang lawan, Persib Bandung. Apa alasannya?

Menurut pelatih Pelita Jaya, Rahmad Darmawan, laga tersebut dipindah untuk menampung para penggila bola yang ingin menyaksikan langsung laga bertabur bintang tersebut.

“Itu permintaan dari manajemen klub. Kita dulu pernah punya beberapa pengalaman kalau pertandingan sebesar ini digelar di Karawang, stadion tidak cukup buat menampung penonton. Takutnya, malah bisa menimbulkan kerusuhan karena penonton nanti pasti pada turun ke areal pertandingan,” terang pelatih yang akrab disapa RD itu, saat dihubungi INILAH.COM.

Meski tak setua lawannya, Pelita Jaya memiliki penggemar yang cukup banyak, yang kian musim kian bertambah jumlahnya. Ditambah dengan jumlah suporter Persib Bandung yang mencapai puluhan ribu, manajemen klub khawatir jumlah ini tak tertampung di Stadion Singaperbangsa.

Selain itu, laga digelar di Sijalak Harupat dengan pertimbangan jarak yang tak terlampau jauh antara Karawang dengan Bandung. Dengan demikian, suporter tuan rumah tetap mampu menjangkaunya.

“Soalnya, jarak dari Bandung ke Karawang itu tidak begitu jauh. Kita sebenarnya sempat memikirkan menggelar pertandingan di tempat lain (tidak di Jalak Harupat), tapi tidak jadi dilakukan karena pertimbangan biaya. Tapi, saya sebagai pelatih bisa mengerti kondisi seperti ini,” sambung sang pelatih.

Lazimnya, mental pemain akan lebih rendah jika bermain di kandang lawan. Namun pelatih optimistis bisa mengatasi hal itu.

“Sejauh ini, kita sudah sering mengalami hal yang seperti ini. Apalagi waktu lawan tim-tim besar. Waktu lawan Persija lalu, kita juga harus main di luar kandang, di Solo,” pelatih yang gemar mengenakan topi itu menuturkan.

“Yang terpenting adalah bagaimana caranya saya sebagai seorang pelatih bisa membangkitkan mental bertanding para pemain. Saya ingin mereka tetap tampil maksimal, meskipun kami istilahnya sekarang main 'away', tapi saya ingin para pemain tidak merasa seperti tampil 'away',” tandasnya.

Berita Utama