Jakarta - Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) merencanakan akan menggelar kongres tahunan dan Kongres Luar Biasa PSSI.
Sebagaimana diketahui, 2/3 anggota pemilik suara sah PSSI menggelar rapat yang dihelat di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (28/12/2011) malam WIB.
Hasil rapat tersebut memutuskan bahwa 2/3 anggota pemilik suara sah PSSI tersebut telah kehilangan rasa kepercayaan kepada PSSI di bawah kepemimpinana Ketua Umum Djohar Arifin. Untuk itu, mereka melakukan kudeta konstitusional kepada PSSI.
Selain itu, 2/3 anggota pemilik sah suara PSSI juga memberikan mandat penuh kepada Komite Penyelamat Sepakbbola Indonesia (KPSI) untuk menyelenggarakan tugas PSSI, diantaranya menggelar Kongres Tahunan dan Kongres Luar Biasa PSSI.
"Pada kongres tahunan nanti kami akan melakukan pemutihan hukuman dan yg pasti seluruh anggota PSSI akan kami proteksi termasuk yang main di IPL. Seperti waktu zaman KN dulu. Klub LPI dirangkul dan hukumannya diputihkan," ujar Ketua KPSI Toni Apriliani.
"Pada rapat tadi kami (kpsi) memutuskan tempat dan waktu untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), seperti amanat rapat akbar kemarin," lanjutnya.
"Untuk kongres tahunan, kami akan gelar pada 29 januari 2012 di Jawa Barat yaitu Bandung. Lalu KLB akan digelar pada 6 maret 2012 di Surabaya."
Selain itu, Toni juga menuturkan bahwa Hinca Panjaitan ditunjuk sebagai Sekertaris Jenndral KPSI dan bertugas melaksanakan agenda-agenda jelang bergulirnya Kongres.
"Kami telah menunjuk hinca panjaitan untuk mengisi posisi sekjen KPSI. Dia kita kontrak secara profesional."
"Posisinya akan membantu kami untuk segera melaksanakan agenda-agenda jelang kongres dan berhubungan dengan instansi-instansi lain seperti KONI, AFC, FIFA. Kami akan segera membentuk sekretariat dan kantor untuk bekerja," tandasnya.
